slide

Senin, 06 Mei 2013

Masruri VS the Olympians

Novel biografi ini berkisah tentang perjuangan Ruri, pecatur cilik Indonesia dalam meraih gelar juara catur pelajar tingkat dunia. Perkenalannya di bidang catur berawal pada usia 4 tahun, saat anak-anak seumurannya lagi senang-senangnya mendorong mobil-mobilan. Ayah, kakak-kakaknya, dan buku-buku caturlah yang mengajarinya tentang catur. Tak ada guru professional ataupun sekolah catur mahal.

Maklum saja, ayahnya seorang tukang bajai yang bahkan untuk makan dan sekolah ke enam anaknya saja sudah pas-pasan. Untuk ongkos mengikuti kejuaraan catur saja, orang tuanya seringkali berhutang.

Dengan modal dasar kemauan, Ruri bisa menjuarai beberapa kejuaraan tingkat daerah, nasional, terus menanjak ke tingkat ASEAN bahkan tingkat dunia. Ruri juga telah berhasil memecahkan rekor MURI mengalahkan 200 pecatur secara simultan bersama pecatur cilik lainnya, Sean Winshand Cuhendi. Prestasi lainnya yang juga mencengangkan untuk bocah seumuran 14 tahun, Ruri pernah diundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana Negara untuk menerima penghargan Satyalencana Wirakarya.

Bukan berarti saat ini Ruri sedang bergembira ria menikmati kesuksesan. Nyatanya, Ruri masih harus berkerja keras untuk mencapai cita-citanya, menjadi Grandmaster catur tingkat dunia. Bukan cuma untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk Indonesia.

publikasi : Apa Kabar Indonesia, TV One, Juli 2011